Mahasiswa PAI UNDARIS Diterjunkan ke Lima Sekolah, Asah Kompetensi Guru Masa Depan


UNGARAN, – Sebanyak mahasiswa Program Sarjana Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI (UNDARIS) resmi diterjunkan dalam kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan Magang Mengajar di lima sekolah mitra pada Rabu, 29 Juli 2026. Penerjunan yang berlangsung serentak ini menandai dimulainya pengabdian akademik mahasiswa di SMKN 1 Pringapus, SMKN 1 Bawen, SMK Sudirman 1 Ambarawa, MTs Yajri Payaman, serta MTs Yaspi Pakis. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen UNDARIS dalam mencetak tenaga pendidik yang profesional dan berdaya saing.

PPL dan magang mengajar merupakan bagian integral dari kurikulum jenjang S-1 PAI di UNDARIS yang dirancang untuk memberikan bekal pengalaman praktis kepada mahasiswa mengenai pelaksanaan pengajaran maupun administrasi sekolah. Dengan durasi pelaksanaan selama delapan minggu di masing-masing sekolah mitra, mahasiswa tidak hanya dituntut menerapkan pengetahuan dan keterampilan akademik, tetapi juga diharapkan mengintegrasikan pengalaman tersebut ke dalam pola perilaku sebagai pribadi yang efektif dan produktif. Sebelum diterjunkan, para peserta telah mengikuti pembekalan intensif yang diselenggarakan di Aula HM Mansyur UNDARIS Ungaran guna memantapkan kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional, dan sosial mereka.

Dekan Fakultas Agama Islam UNDARIS,Dr. H. Imam Anas Hadi, M.S.I, dalam arahannya menekankan pentingnya program PPL sebagai muara dari proses pendidikan sekaligus langkah strategis dalam mencetak tenaga pendidik yang berkualitas. “Melalui kegiatan PPL ini, diharapkan mahasiswa memiliki pengalaman, pengetahuan serta keterampilan baru untuk menunjang keprofesionalan dalam menjalankan tugas sebagai guru,” ujarnya dalam sambutannya pada kegiatan monitoring dan evaluasi PPL periode sebelumnya. Dr. H. Imam Anas Hadi, M.S.I juga menyampaikan harapan agar kerja sama dengan kelima sekolah mitra dapat terus terjalin dan memberikan manfaat timbal balik bagi pengembangan pendidikan di Kabupaten Semarang dan sekitarnya.

Sugiyanto, S.Pd.I, M.Pd, Gr., selaku Guru PAI dari SMKN 1 Bawen yang turut menjadi narasumber dalam pembekalan, menyampaikan pesan moral bahwa pelaksanaan PPL bagi calon guru PAI-BP harus dijalankan tidak sekadar sebagai formalitas, melainkan benar-benar bermanfaat dan bernilai ibadah. Ia mengingatkan bahwa profesi guru adalah panggilan jiwa yang menuntut dedikasi tinggi, bukan sekadar rutinitas administratif. Sementara itu, Mashudi, S.Ag., M.P., Guru PAI dari SMAN 2 Ungaran, membekali mahasiswa dengan pendekatan Deep Learning yang dicanangkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti sejak tahun 2024, mencakup tiga elemen utama: Meaningful Learning, Mindful Learning, dan Joyful Learning.

Selama delapan minggu ke depan, mahasiswa akan menjalani serangkaian kegiatan yang meliputi observasi lingkungan sekolah, pengenalan organisasi dan tata tertib, serta praktik mengajar secara langsung di kelas. Selain mengasah keterampilan pedagogik, mereka juga diajak memahami budaya dan karakteristik masing-masing sekolah mitra. Kegiatan ini diharapkan mampu menjembatani kesenjangan antara teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan realitas dunia pendidikan di lapangan, sekaligus memperluas jalinan kerja sama antara UNDARIS dan institusi pendidikan di wilayah Kabupaten Semarang serta Magelang.

Penerjunan mahasiswa PAI UNDARIS ke lima sekolah mitra pada Rabu 29 Juli 2026 ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan penegasan komitmen kampus dalam melahirkan generasi guru agama Islam yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga berhati dan berintegritas. Di tengah tantangan dunia pendidikan yang kian dinamis, pengalaman lapangan menjadi bekal tak ternilai bagi calon pendidik masa depan. Semoga langkah kecil ini menjadi fondasi kokoh bagi lahirnya guru-guru yang mencerdaskan dan mencerahkan.

Deskripsi singkat: Penerjunan mahasiswa PAI UNDARIS ke lima sekolah mitra menjadi momentum penting dalam penguatan kompetensi calon guru, sekaligus memperluas jejaring kemitraan pendidikan di Jawa Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *