UNGARAN, suaramerdeka.com – Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman (UNDARIS) menggelar Focus Group Discussion (FGD) perumusan visi program studi di Guest House Timlo, Ungaran, pada Senin, 5 Agustus 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan FAI UNDARIS, seluruh dosen prodi PAI, perwakilan mahasiswa, serta para pemangku kepentingan eksternal, termasuk kepala sekolah dari berbagai SMA dan SMK di wilayah Ungaran serta sejumlah pimpinan pondok pesantren.
FGD ini menjadi momentum strategis bagi prodi PAI untuk menyelaraskan arah pengembangan institusi dengan tuntutan zaman yang semakin kompleks dan kompetitif. Dalam diskusi yang berlangsung mendalam dan kolaboratif, forum menyepakati perumusan visi baru yang lebih komprehensif. Visi tersebut berbunyi: “Menjadi Program Studi yang unggul dan kompetitif pada ranah nasional dan internasional dalam menghasilkan pendidik Agama Islam yang profesional, menguasai IPTEKS, berorientasi pada pemberdayaan masyarakat berbasis riset dan edupreneurship berdasarkan nilai-nilai keimanan serta ketaqwaan.”【1†L11-L15】
Pimpinan FAI UNDARIS menyampaikan bahwa visi baru ini merupakan jawaban atas tantangan pendidikan modern. Dengan mengintegrasikan IPTEKS (Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni), riset, serta edupreneurship, prodi berkomitmen untuk tidak sekadar mencetak pengajar di kelas, tetapi juga melahirkan pendidik yang inovatif, mandiri, dan mampu memberikan solusi bagi masyarakat.【1†L17-L19】 “Visi ini kami rancang agar lulusan PAI tidak hanya menjadi guru yang baik, tetapi juga agen perubahan yang mampu memberdayakan masyarakat melalui pendekatan riset dan kewirausahaan pendidikan,” ujarnya.
Para pemangku kepentingan eksternal yang hadir memberikan apresiasi positif terhadap visi yang dirumuskan. Mereka menilai bahwa penekanan pada aspek pemberdayaan masyarakat dan edupreneurship adalah langkah yang tepat agar lulusan PAI memiliki nilai tambah dan relevansi yang kuat di dunia kerja. Seorang kepala SMA di Ungaran menyatakan, “Kami sangat mendukung visi ini karena sejalan dengan kebutuhan sekolah akan guru PAI yang tidak hanya kompeten secara pedagogik, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan dan kemampuan berwirausaha.”
Perwakilan mahasiswa yang turut hadir dalam forum tersebut menyambut baik keterlibatan mereka dalam proses perumusan visi. Menurutnya, partisipasi ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk turut menentukan arah masa depan program studi mereka. “Kami merasa dilibatkan secara langsung dalam proses yang sangat penting ini. Visi yang dirumuskan tidak hanya menjadi dokumen akademik, tetapi juga menjadi panduan hidup kami sebagai calon pendidik,” tuturnya.
Hasil FGD ini akan menjadi landasan utama bagi pengembangan kurikulum serta rencana strategis program studi dalam jangka waktu lima tahun ke depan.【1†L23-L24】 Dengan visi yang baru ini, FAI UNDARIS optimis dapat terus berkontribusi dalam melahirkan generasi pendidik yang tangguh, berwawasan global, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen UNDARIS dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional.
Deskripsi singkat: Prodi PAI UNDARIS merumuskan visi baru berbasis riset dan edupreneurship melalui FGD yang melibatkan dosen, mahasiswa, dan pemangku kepentingan eksternal guna mencetak pendidik Islam yang inovatif dan berdaya saing global.
10 Tagar/Topik:

